Laman

Sabtu, 10 November 2012

YANG BERJATUHAN DIJALAN DA’WAH BERSUMBER DARI INDIVIDU


1.    Watak yang Indisipliner ( tidak patuh, tidak disiplin, melanggar peraturan/tata tertip)
Orang yang memiliki ketertarikan pada pegerakan karena :
a.    Situasi
b.    Sebab tertentu seperti ada teman dekat, jabatan, karena ada perempuan yang di incar dll
Sebab gugurnya mereka dari jalan da’wah ada 2 kemungkinan:
·      Tidak siap memikul amanah, yang mengakibatkan terbenkalaikan tugas, berusaha lari dan ingin lepas dari struktur
·      Tidak siap menyatu/ meleburkan diri dengan jama’ah yang menyebabkan tidak stabilnya kerja-kerja jama’ah karena tidak memiliki pemikiran/ tujuan yang sama dantidak mampu menerima pendapat orang lain


2.    Takut Mati dan Miskin
“Sesunggunya mereka itu tidak lain hanyalah setan yang menaku-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya, karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (Al-imran :175)

“Celakalah hambah dinar, dirham dan pakaian. Celaka dan sengsaralah ia. Bila ia tertusuk duri maka semoga tidak akan tercabut.” (H.R. Ibnu Majah)

3.    Sikap Ekstrem dan Berlebihan
 “Jauhilah oleh kalian sikap berlebih-lebihan dalam agama, karena sesunggunya orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap berlebihan dalam agama” (H.R. Ahmad dan Nasai)

“Sesunggunya Allah Senang Rukhshah-Nya dikerjakan sebagai mana Ia senang kewajibanya yang telah Ia tetapkan (‘azimah) dikerjakan” (H.R. Ahmad dan Baihaqi)

Pada dasarnya manusia memiliki sifat :
a.       Jiwa yang lemah, karena ia tidak dapat memikul amanah dalam semua waktu yang sama
b.      Kemampuan yang berbeda-beda, karenanya tidak semua orang mampu menyelesaikan/mengerjakan pekerjaan yang sama dan waktu yang sama
Oleh karena itu Allah memberikan kewajiban yang tidak bisa ditawar dan ada kewajiban yang diringankan sesuai dengan kemampuan masing-masing individu


4.    Sikap Mempermudah dan Mengangap Enteng
Sikap ini sama halnya dengan sikap berlebih-lebihan. Sikap mempermudah dan mengangap enteng terhadap perinta Allah SWT, menyebabkan bersifat longer dalam hal-hal kecil pada awalnya, lalu meningkat pada hal-hal yang besar.

Orang yang membiasakan diri dalam keringanan tidak akan mampu membawah dirinya pada kewajiban di waktu tertentu.

Syair : “ Jangan anggap enteng hal yang kecil, karena gunung berasal dari batu kerikil”

5.    Ghurur dan Senang Tampil
Penyakit batin yang sangat berbahaya, karena dapat menghancurkan jiwa, merusak amal, menghapus pahala dan celaka di akhirat

6.    Cemburu Terhadap Orang lain
Penyakit batin yang tidak senang ketika melihat teman/saudaranya gembira, cerdas, berhasil dan sukses dalam tugas/ amanah

Seperti halnya Qobil yang iri terhadap saudaranya Habil yang telah diterima korbannya oleh Allah karena ketaqwaannya dan keiklasannya

7.    Fitna Senjata
a.    Tidak jelas tujuan dan bentuk kekuatan
b.    Tidak memenuhi syarat penggunaan kekuatan
·      Mengoptimalkan sarana terlebih dahulu, kekuatan fisik sebagi penyelesaian terakhir
·      Menyerahkan persoalan pada kebijakan pemimpin
·      Tidak menggundang kerusakan atau fitna
·      Tidak melangar kebijakan syariat
·      Disesuaikan dengan skala prioritas
·      Dipersiapkan dengan benar dan matang
·      Tidak gegabah dan reaksioner
·      Tidak menjerumuskan umat islam dalam pertarungan yang tidak seimbang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar